Pengikut

Rabu, 29 Desember 2021

Antara Prestasi, Cita-cita atau Cinta?



"Sukses aja dulu, karena sukses akan mengundang cinta yang berkelas"

"Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir"

Chairil Anwar.


Pernahkah kalian mendengar kata-kata itu? Pasti pernah. Apalagi bagi kalangan pemuda millenials, antara cinta dan cita-cita pasti sudah tak asing lagi di telinga. Mana yang harus dipilih atau diprioritaskan antara cinta dan cita-cita selalu menjadi obrolan yang sudah menjadi dilema klise.


Manusia memang tidak akan lepas dari sebuah pilihan. Tetapi ketika kita dihadapkan harus memilih mana yang lebih penting antara cinta dan cita-cita, mana yang akan kita raih terlebih dahulu dari dua hal tersebut?

Keduanya seringkali menjadi dilema hidup banyak orang. Sebetulnya kita tidak bisa memilih, tapi harus bisa menjalankan keduanya. Ketika kita menjadikan salah satu dari dua hal tersebut menjadi skala prioritas maka pilihan yang satu juga akan tertinggal jauh. Dan antara cinta dengan cita-cita di sini bukan hanya diartikan antara "melanjutkan studi" atau "mengerjar bekerja" dengan "menikah",bukan!. Kalau begitu justru menikah itu merupakan pekerjaan seumur hidup bukan?..


Sebagai generasi muda harus bisa mencapai mimpi-mimpinya atau goals-nya, tetapi juga menjalankan cinta. Karena cinta itu tidak hanya menyoal "pacar", "menikah" atau bahkan "mantan" kemudian "sakit hati", bukan!. Tapi cinta itu ada banyak. Tapi sebelumnya kita bahas tentang cita-cita terlebih dahulu.


CITA-CITA


Cita-cita sangat penting bagi seseorang, sebagai impian atau goals yang harus dicapai, soal karya dalam hidup, dan biasanya terwujud dalam karir atau pekerjaan. Dengan adanya cita-cita tentunya akan menjadi semangat dalam menjalani hidup. 

Cita-cita juga tidak hanya menyoal karir atau pekerjaan. Misalnya sebagai Atlet, kalau bisa jadilah atlet  pelopor kebangkitan organisasi yang di naungi. Bagaimana dahulu para atlet-atlet top berlomba-lomba dalam kompetisi untuk mencapai prestasi tertinggi

Seperti pemuda satu ini, Agus priyadi kelahiran Sragen, 6 Juni 1995 anggota aktif sekaligus atlet andalan Tarung Derajat Kab. Sragen. Cita-citanya tinggi ingin bertanding dalam berbagai kompetisi cabang olahraga beladiri, tapi karena aturan induk organisasinya, Ia harus sedikit menurunkan egonya. Tarung Derajat tidak merekomendasikan anggotanya untuk bertanding diluar Tarung Derajat, aturan ini baku dan tanpa kompromi demi menjaga kredibilitas Tarung Derajat  sendiri. 

Agus  sejak kecil  berdomisili di Sumber Mulyo, Gebang, Masaran. Berbagai event kejuaraan Tarung Derajat telah banyak dia ikuti, kompetisi terakhir terakhirnya adalah Porprov Jateng 2018 dengan prestasi juara 3. Selama pandemi otomatis tidak ada kejuaraan yang bisa di ikuti, demi menjaga stamina dan fisiknya diam-diam dia mencoba kegiatan Sparring patners Tinju yang bertajuk " One On One Fight " di Sukoharjo 26 desember 2021. Hasilnya meski kalah secara permainan menurut para wasit juri dari PERTINA Jateng cukup bagus, karena yang menjadi lawan kebetulan adalah anak PPLOP jateng, kerjaanya ya memang latihan pagi dan sore.


CINTA


Lalu bagaimana dengan cinta? 


Cinta sesungguhnya adalah menyoal kebahagiaan dan kepuasan atas makna hidup. Cinta mempunyai banyak makna. Cinta dapat diartikan secara personal dan universal, di mana cinta personal adalah cinta yang secara spesifik dimiliki dan dicurahkan kepada satu orang seperti pasangan atau kekasih, sementara cinta secara universal diartikan sebagai cinta yang umum, ada banyak hal cinta dan tak hanya soal pasangan atau kekasih. Dan cintanya pada gadis cantik kelahiran Jakarta 10 februari 2000 bernama Agatha averina Dermawan sungguh tinggi. Apa buktinya? dia rela pindah kerja demi mendapatkan kesejahteraaan yang lebih tinggi dan mewujudkan cita-cita dahulu menjadi atlet top yang disegani demi kekasih tercinta guna menyongsong kehidupan bersamanya nanti. Prinsip agus

 “Aku ramah bukan berarti takut, Aku tunduk bukan berarti takluk”



Selamat datang di galeri PERTINA Sragen, terimakasih sudah mengangkat PERTINA Sragen di event Tinju Jateng ( non resmi ). Semoga selalu semangat dan bisa mencoba di event-event tinju non resmi lain untuk menambah pengalaman bertanding.( HR )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENGUKUHAN DAN PELEPASAN KONTINGEN PORPROV XVI JATENG 2023 KAB. SRAGEN

 [Pemkab Sragen Siapkan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov Jateng XVI ] Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati siapkan bonus bagi p...