Pengikut

Minggu, 14 November 2021

Belajar dari sasana Tinju di "tengah sawah"



Hari ini 14 november 2021 kami bersama rombongan kecil Tinju amatir Sragen berkunjung ke Pusat pelatihan tinju yang diberi nama Dirgantara TNI AU Boxing Camp yang terletak di jl. Japanan, Drujul, Margodadi, Seyegan, Kab. Sleman DIY yang persis di  "tengah sawah". Sasana ini menurut keterangan pemiliknya yaitu pak titus memang  baru saja pindah, yang dulu berada di perkampungan penduduk tak jauh dari lokasi saat ini. 

Misi kami berkunjung bersama rombongan adalah belajar manajemen organisasi tinju sekaligus mengadakan sparing patner ringan di antara petinju, refreshing dan silaturahmi.  Belajar tentu tidak melulu dari buku dan sumber-sumber pengetahuan  yang bersifat written sources. Belajar lebih otentik jika kita terjun langsung ke lapangan. Kita bisa melihat, mengalami, merasakan dan mendengar langsung dari para praktisi tinju di wilayah lain.

Awalnya kami bersama rombongan yang berisi pak Prapto( promotor sekaligus ketua harian pertina Sragen) bersama ibu+cucu, mas ong, ( herryrust)pelatih, ( febri)ass pelatih, Maria, Siti, Jon seakan tak yakin, sasana di tengah sawah ini mampu menarik banyak peminat. Sesuai info yang kami dapat ketika ngobrol-ngobrol santai sambil persiapan sparing," jika semuanya berkumpul ada sekitar 30an atlet yang berlatih disini, mulai dari anak sampai dewasa".  ujar dari pak titus. 

wow hebat sekali bilang kami, padahal di tempat kita sragen yang posisi tempat latihan persis di kota yang mudah jangkauan transportasinya masih kesulitan manarik minat para petinju pemula. Ini akan jadi pelajaran buat kita pastinya.  

"Trik khusus sebenarnya tidak ada, kita hanya menggunakan pola Getok tular  saling mengajak dari petinju satu ke teman-teman main mereka, itu saja, dan tidak ada pemasangan pamflet atau poster-poster di medsos, semua berjalan alami saja" ujar salah satu pelatih sasana dirgantara_jaenudin.

Pada kesempatan kunjungan hari ini kita disambut oleh beberapa petinju yang sudah siap untuk sparing bersama dari rombongan tinju Sragen, mereka ada Regina, Icha, Delta, Sekar, Jefri, Didik, Jaenudin, dan Fredi. Mereka tidak hanya dari kota setempat, sebagian ada yang dari NTT yang kebetulan sekolah di Sleman, seperti Jon petinju kami. 


Sparing patner berjalan dengan skema cross dimana tiga petinju dalam satu kelas bertanding secara bergantian dengan durasi ronde sama rata. Ada yang nampak unggul ada yang kesulitan untuk menguasai pernafasan ada yang masih kurang dalam teknik, adalah bahan koreksi bagi bersama. Dan inilah tujuan lain dari pertemuan ini. 

                                      

"Permusuhan hanya ada di atas ring, setelah di luar semua adalah saudara, yang akan saling membangun olahraga Tinju menjadi Sarana menunju sehat dan mencapai prestasi tertinggi atlet."

Harapan kita Ke depan agenda semacam ini dapat terus berlanjut dan memberi warna baru dalam dunia pertinjuan ( selain pertandingan tinju resmi) untuk mencapai visi Tinju amatir Indonesia yaitu "SATRIA DI DALAM DAN DI LUAR RING"

Jayalah Tinju Indonesia!


Galeri foto kegiatan.








 

                                           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENGUKUHAN DAN PELEPASAN KONTINGEN PORPROV XVI JATENG 2023 KAB. SRAGEN

 [Pemkab Sragen Siapkan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov Jateng XVI ] Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati siapkan bonus bagi p...